
Jakarta: Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengungkapkan fakta bahwa dia pernah dimarahi Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melaporkan tindak korupsi Setya Novanto ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Setya Novanto saat itu dilaporkan MKD oleh Sudirman. Setya Novanto diduga kuat mencatut nama Jokowi dan Jusuf Kalla untuk meminta saham kepada PT Freeport Indonesia atau dikenal sebagai kasus ‘papa minta saham’.
“Kalau saya boleh tambahkan, ketika saya melaporkan kasus Pak Novanto ke MKD, itu Presiden (Jokowi) sempat marah. Saya ditegur keras,” kata dia saat ditemui di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, dilansir Sabtu, 2 November 2023.
Bahkan, Co-captain Timnas Pemenangan AMIN ini menegaskan bahwa dia juga dituduh oleh Jokowi jika ada pihak yang memerintahkannya untuk melaporkan kasus Setya Novanto yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua DPR RI.
“Dituduh seolah-olah ada yang memerintahkan atau ada yang mengendalikan. Padahal itu semata-mata tugas saya sebagai pemimpin sektor. Memang sempat juga Pak Presiden marah juga kepada saya, dan saya menjelaskan tidak ada pihak manapun yang memerintahkan,” jelasnya.
Kasus ‘papa minta saham’ bermula saat muncul rekaman percakapan Pengusaha Muhammad Riza Chalid dengan Setya Novanto dan meminta saham 20 persen dari Freeport. Riza dan Novanto diduga meminta saham kepada Presiden Direktur PT Freeport Indonesia ketika itu, Maroef Sjamsoeddin.
Kejaksaan menyangka, keduanya terlibat dalam pemufakatan jahat untuk tindak pidana korupsi dalam lobi perpanjangan kontrak PT Freeport. Sayangnya Kejaksaan Agung kemudian menegaskan kasus ‘papa minta saham’ telah selesai.
Gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan terhadap uji materi dua pasal dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Rekaman suara tersebut dinyatakan ilegal.
“Itu kendala semua bagi kita, jadi bukti-bukti yang tadinya kita anggap bisa melengkapi penangan perkara ternyata oleh MK dinyatakan tidak sah sebagai barang bukti, itu antara lain,” ujar Jaksa Agung saat itu M. Prasetyo. (Andromeda Arizal Fathano)
Setya Novanto saat itu dilaporkan MKD oleh Sudirman. Setya Novanto diduga kuat mencatut nama Jokowi dan Jusuf Kalla untuk meminta saham kepada PT Freeport Indonesia atau dikenal sebagai kasus ‘papa minta saham’.
“Kalau saya boleh tambahkan, ketika saya melaporkan kasus Pak Novanto ke MKD, itu Presiden (Jokowi) sempat marah. Saya ditegur keras,” kata dia saat ditemui di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, dilansir Sabtu, 2 November 2023.
Bahkan, Co-captain Timnas Pemenangan AMIN ini menegaskan bahwa dia juga dituduh oleh Jokowi jika ada pihak yang memerintahkannya untuk melaporkan kasus Setya Novanto yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua DPR RI.
“Dituduh seolah-olah ada yang memerintahkan atau ada yang mengendalikan. Padahal itu semata-mata tugas saya sebagai pemimpin sektor. Memang sempat juga Pak Presiden marah juga kepada saya, dan saya menjelaskan tidak ada pihak manapun yang memerintahkan,” jelasnya.
Kasus ‘papa minta saham’ bermula saat muncul rekaman percakapan Pengusaha Muhammad Riza Chalid dengan Setya Novanto dan meminta saham 20 persen dari Freeport. Riza dan Novanto diduga meminta saham kepada Presiden Direktur PT Freeport Indonesia ketika itu, Maroef Sjamsoeddin.
Kejaksaan menyangka, keduanya terlibat dalam pemufakatan jahat untuk tindak pidana korupsi dalam lobi perpanjangan kontrak PT Freeport. Sayangnya Kejaksaan Agung kemudian menegaskan kasus ‘papa minta saham’ telah selesai.
Gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan terhadap uji materi dua pasal dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Rekaman suara tersebut dinyatakan ilegal.
“Itu kendala semua bagi kita, jadi bukti-bukti yang tadinya kita anggap bisa melengkapi penangan perkara ternyata oleh MK dinyatakan tidak sah sebagai barang bukti, itu antara lain,” ujar Jaksa Agung saat itu M. Prasetyo. (Andromeda Arizal Fathano)
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
(END)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan

